Selasa, 29 November 2011

kram usus


Serangan kram perut bisa terjadi kepada siapa saja dan di bagian tubuh manapun termasuk bagian perut. Kenapa kram perut yang dialami seseorang terkadang sampai menggangu aktivitas orang tersebut. Kenapa perut bisa kram? Banyak kejadian seseorang mengalami kram karena telat makan dan lama berada di ruang ber-AC. Ada juga yang mengalami kram perut karena menstruasi. Kram perut juga bisa terjadi karena perut kosong tiba-tiba dimasuki makanan pedas atau asam.
Menurut dokter kandungan klinik bersalin Mitra Keluarga, Dr. Sri Utami Pertiwi, SpOG, kram perut jika dialami selama belasan tahun tidak bisa dianggap remeh dan dibiarkan begitu saja. Apalagi saat haid sampai tidak bisa bergerak sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Perlu diketahui terlebih dahulu penyebab dari kram perut tersebut. Cara mengetahuinya adalah dengan USG (Ultrasonografi) yang dilakukan oleh dokter kandungan.
Kram perut atau rasa tidak nyaman (nyeri) di perut akibat adanya kontraksi atau spasme dari organ di dalam rongga perut dapat berasal dari organ-organ kandungan ataupun organ-organ di luar kandungan seperti dari saluran cerna ataupun dari saluran kemih (saluran kencing). Kalau intensitas nyeri (kram) bertambah pada saat haid, maka kemungkinan besar gangguan yang Anda alami ada hubungannya dengan alat-alat kandungan. Alat kandungan itu terdiri dari ovarium (indung telur), saluran telur, rahim, mulut rahim dan vagina. Kelainan di semua organ tersebut dapat menyebabkan rasa tidak nyaman sampai timbulnya rasa nyeri.
"Kram perut terjadi karena adanya kontraksi otot, peradangan atau bisa juga akibat salah makan. ini bukan suatu penyakit tapi merupakan salah satu gejala awal dari adanya penyakit di tubuh," ujar dokter yang akrab disapa dengan Utami. Ketika mengalami kram perut, bagian perut kadang terasa kaku membuat lemas dan nyeri. Terkadang disertai dengan keringat dingin atau disertai juga dengan demam. Penanganan yang mudah jika terjadi kram perut adalah cukup dikompres dengan air hangat. Penanganan untuk kram perut ini bisa bersifat ringan. Tapi, ada juga pasien yang diharuskan melakukan pembedahan atau operasi untuk mengobati penyebab dari kram perut ini. Sebaiknya jika ada anggota keluarga yang mengalami kram perut, segera periksakan ke dokter agar bisa diketahui dengan pasti apa penyebab dari rasa nyeri di perut tersebut.
Penyakit Usus Buntu
Rasa sakit yang dialami jika mengalami usus buntu adalah rasa nyeri yang terjadi di dekat pusar kemudian rasa sakit ini akan terasa di bagian kanan bawah perut. Rasa sakit ini semakin lama akan semakin memburuk akibat adanya peradangan. Biasanya rasa sakit akan menetap di bagian tengah antara pusar dan panggul kanan. Tapi, kadang lokasinya berbeda tergantung dari usia dan posisi usus buntu. Sakit yang dirasakan akan semakin parah jika menekan ke arah bawah dari tempat usus buntu dan akan semakin buruk apabila tekanan tersebut diangkat secara tiba-tiba. Posisi yang paling enak untuk meredakannya adalah posisi janin dengan lutut ditarik ke dada sambil berbaring. Gejala lainnya adalah susah untuk buang angin, sakit saat buang air kecil, demam, kram dan terkadang diare.
Kolik
Rasa sakit yang dialami jika terkena kolik adalah rasa sakit yang teramat sangat di daerah perut. Kolik bisa menjadi petunjuk terhadap suatu penyakit tergantung posisi kolik tersebut.
Penyakit Maag
Rasa sakit yang dialami oleh penderita maag adalah nyeri perut di bagian atas atau di atas pusar (ulu hati) yang disertai dengan mual, perut kembung, rasa kenyang meskipun hanya mengonsumsi sedikit makanan dan kemungkinan adanya pembengkakan. Gejala ini berasal dari saluran pencernaan bagian atas terutama lambung dan bagian pertama dari usus kecil. Hal ini biasanya paling sering dipicu oleh makanan yang dikonsumsi.
Batu Kandung Kemih
Gejala penyakit ini akan muncul jika ukuran batu semakin membesar terutama jika batu tersebut mengiritasi dinding kandung kemih atau menghalangi saluran urin. Rasa sakit yang ditimbulkan ini berada di bagian bawah perut. Biasanya disertai dengan rasa sakit saat buang air kecil, susah untuk buang air kecil dan juga urin yang berwarna gelap.
Batu Ginjal
Rasa sakit yang ditimbulkan akibat batu ginjal ini dimulai dari samping atau belakang tepat di bawah tulang rusuk. Lama-kelamaan rasa sakitnya akan menyebar ke perut bagian bawah dan pangkal paha. Intensitas rasa sakitnya berkisar antara 20-60 menit dan disertai dengan mual, muntah dan rasa sakit asat buang air kecil.
Kanker Usus Besar
Gejala yang ditimbulkan seperti perubahan dalam kebiasaan buang air besar termasuk diare atau sembelit selama lebih dua minggu. Rasa tak nyaman di perut seperti kram, gas atau sakit yang terus menerus, adanya pendarahan dalam feses serta mengalami kelelahan dan penurunan berat badan. Gejala yang ditimulkan bervariasi tergantung dari ukuran dan lokasi kanker dalam usus besar tersebut




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar